RCNNEWS.ID //BANJARMASIN.
Sebuah pertemuan tak terduga menyisakan cerita penuh haru di Banjarmasin. Saat menjalankan misi kunjungan sosial, Ketua Umum DPP Forum Kerukunan dan Pemerhati Warga Kalimantan (FKPWK), Adv. H. Rachmad Fadillah, justru berjumpa kembali dengan teman masa sekolahnya di SMP Negeri 2 Banjarmasin, Norhan, setelah berpisah hampir dua puluh tahun lamanya.
Awal mula kisah ini bermula ketika tim DPP FKPWK meninjau warga yang membutuhkan bantuan di wilayah Kelurahan Teluk Dalam, Banjarmasin Tengah. Rumah Norhan diketahui berjarak sekitar 50 meter dari kantor kelurahan setempat. Saat mengumpulkan informasi terkait kondisi warga tersebut, Rachmad terkejut mengetahui bahwa orang yang sedang dicarinya ternyata adalah teman satu bangkunya semasa SMP.
Melalui grup percakapan teman-teman lama, Rachmad memastikan keberadaan Norhan dan langsung mengirimkan bantuan awal senilai Rp2 juta. Namun, ia tak berhenti di situ. Rachmad bersama Sekretaris DPP FKPWK Sabar Prayetno serta anggota Soleh Priyanto berupaya mendatangi langsung kediaman Norhan di Jalan Sutoyo S, Komplek Sederhana, hingga akhirnya berhasil bertemu.
Pada Senin (1/09/2026) petang, Norhan kemudian dijemput dan diajak memilih sendiri kebutuhan keluarganya di sebuah pusat perbelanjaan modern. Mulai dari beras, minyak goreng, telur, bahan pangan lain, obat-obatan, hingga perlengkapan kebersihan seperti sabun, sampo, dan pasta gigi, semua dipilih langsung oleh Norhan. Total belanja kebutuhan tersebut nilainya mencapai lebih dari Rp2 juta.
“Alhamdulillah, saya bersyukur orang yang kami temui ternyata teman SMP saya. Ini bukan sekadar soal bantuan, melainkan kesempatan emas untuk menyambung kembali silaturahmi yang putus belasan tahun,” ungkap Rachmad.
Rachmad juga mengenang bahwa Norhan sejak masa sekolah dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama. “Dia memang sejak dulu berhati lembut dan suka menolong siapa pun yang membutuhkan. Karena itu, saya pun merasa senang sekali bisa kini berada di posisi untuk membantunya,” tambahnya.
Tak hanya kebutuhan sehari-hari, Rachmad turut menyerahkan sebuah perangkat telepon genggam kepada Norhan. Tujuannya sederhana: agar Norhan tetap terhubung dan bisa kembali berkomunikasi dengan teman-teman lamanya. “Jangan lihat merek atau harganya. Yang terpenting, beliau bisa kembali berinteraksi dan menjalin silaturahmi dengan kawan-kawan SMP,” ujar Rachmad.
Bagi Norhan, pertemuan ini bagai mimpi. Hampir dua dekade berlalu tanpa kabar, tiba-tiba teman masa sekolahnya hadir membawa perhatian besar bagi keluarganya.
“Saya sama sekali tidak menyangka. Padahal dulu di sekolah kami tidak terlalu akrab, jarang pun bertegur sapa. Tapi justru beliau yang datang mencari dan membantu saya sekeluarga,” ucap Norhan dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca.
Norhan pun berdoa semoga segala kebaikan yang diterimanya dibalas Tuhan dan menjadi ladang pahala bagi Rachmad beserta seluruh jajaran FKPWK. Ia turut mendoakan agar mereka senantiasa sehat dan dimurahkan rezeki, sehingga bisa terus berbagi kepada warga yang membutuhkan.
Pertemuan ini bukan sekadar penyaluran bantuan sosial, melainkan bukti bahwa ikatan persaudaraan lama bisa tumbuh kembali lebih hangat. DPP FKPWK berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa agar semakin banyak warga yang membutuhkan dapat tersentuh uluran tangan.
(Hariyoso).











