Utama

FKPWK Kutuk Keras Pelaku dan Peredaran Narkoba di Kalteng, Gugurnya 3 Anggota Polres Katingan Jadi Bukti Harga Mahal Perjuangan

Avatar photo
85
×

FKPWK Kutuk Keras Pelaku dan Peredaran Narkoba di Kalteng, Gugurnya 3 Anggota Polres Katingan Jadi Bukti Harga Mahal Perjuangan

Sebarkan artikel ini

RCNNEWS.ID //PALANGKA RAYA.

DPP- Forum Kerukunan Dan Pemerhati Warga Kalimantan (FKPWK) menyampaikan kecaman yang sangat keras atas tindakan pelaku yang telah menyebabkan gugurnya tiga orang anggota Polres Katingan, sekaligus mengutuk tajam maraknya peredaran narkoba yang mulai merusak masa depan anak-anak bangsa di tanah Kalimantan Tengah.

Ketua Umum DPP-FKPWK, Advokat H.Rachmad Fadillah, SH, (Kompol Purn) yang pernah bertugas di Polres Palangka Raya Tahun 1986,
menyampaikan hal ini secara khusus kepada awak media, Senin (6/7/2026).

“Pertama-tama, saya secara pribadi dan mewakili seluruh pengurus serta anggota FKPWK menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya dan belasungkawa yang tulus atas gugurnya tiga putera terbaik bangsa, yaitu AIPTU (Anumerta) Yudhi Perdana Putera, S.Sos., M.AP., BRIPDA (Anumerta) Nopandri Ramadhana, dan AIPTU (Anumerta) Sumaryanto. Mereka gugur saat melaksanakan tugas mulia menindaklanjuti informasi yang disampaikan oleh masyarakat terkait peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, pada hari Rabu, 1 Juli 2026 lalu,” ujar H. Rachmad dengan nada haru namun tegas.

Ia menekankan, peristiwa ini adalah bukti nyata betapa berbahayanya ancaman narkoba yang kini telah merambah hingga ke pelosok desa. Peredaran barang haram ini tidak hanya merusak fisik dan mental generasi muda, tetapi juga telah memakan korban nyawa para pelindung kita.

“Kami mengutuk sekeras-kerasnya pelaku yang telah berbuat keji dan melawan hukum ini. Kami juga mengutuk keras peredaran narkoba yang merajalela di Kalimantan Tengah, yang perlahan tapi pasti sedang merusak anak-anak kita, merusak masa depan kampung halaman kita, dan mencabik kehormatan tanah Borneo,” tegasnya.

Oleh karena itu, FKPWK mendesak seluruh elemen bangsa untuk bersatu. “Kami berharap aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dapat bekerja sama sekuat tenaga, bahu-membahu memerangi narkoba di seluruh wilayah Kalimantan Tengah sampai ke akar-akarnya. Jangan biarkan pengorbanan ketiga pahlawan ini sia-sia. Mari kita jaga tanah kelahiran kita dari ancaman kehancuran ini,” pungkas Ketua FKPWK.

(Hariyoso).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *