Berita

Deklarasi Musyawarah Kapakat Dayak Hai Berkah 2026, DPN Kalteng Bangkitkan Semangat Tumbang Anoi

Avatar photo
24
×

Deklarasi Musyawarah Kapakat Dayak Hai Berkah 2026, DPN Kalteng Bangkitkan Semangat Tumbang Anoi

Sebarkan artikel ini

RCNNEWS.ID //PALANGKA RAYA.

Majelis Pimpinan Nasional Dayak Patriot Nusantara (DPN) resmi menggelar Deklarasi Musyawarah Kapakat Dayak Hai Berkah Rakyat Dayak Kalimantan Tengah Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 6 Juni 2026 pukul 10.00 WIB, bertempat di Markas Besar DPN, Jalan Cik Ditiro No. 10 Palangka Raya.

Acara dipimpin langsung Ketua Umum Dayak Patriot Nusantara, Gadjonedey Simpei, didampingi Sekretaris Jenderal Teddy A Hernan, Bendahara Umum Ewalman, serta seluruh jajaran pengurus organisasi.

Dalam pidatonya, Gadjonedey menyampaikan kegiatan ini terinspirasi dari peristiwa bersejarah Rapat Besar Tumbang Anoi Tahun 1894. Saat itu, para leluhur Dayak berkumpul menyamakan persepsi hingga melahirkan kesepakatan suci untuk tidak saling membunuh (Kayau). Dari momen itu lahir semangat keharmonisan, persatuan, dan penghormatan terhadap perbedaan yang akhirnya memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Terinspirasi sejarah itu, semangat dan roh Tumbang Anoi kami angkat kembali. Dayak Patriot Nusantara menginisiasi pertemuan besar ini untuk membangun kembali spirit persatuan di tengah masyarakat Dayak Kalimantan Tengah. Pertemuan puncak rencananya digelar pada 15–16 September 2026 mendatang,” tegas Gadjonedey.

Nama “Hai Berkah” dipilih karena DPN hadir sebagai agen perubahan yang membawa visi misi pemerintah pusat dan daerah, agar kebijakan benar-benar bermanfaat dan membawa keberkahan bagi seluruh rakyat.

Menjawab Tantangan Zaman
Ketua DPN menyoroti kondisi saat ini yang mengalami degradasi di berbagai bidang: melemahnya semangat kebersamaan, menurunnya etos kerja, terbatasnya akses ekonomi, hingga masih sering terjadi konflik agraria dan ketimpangan hukum.

Musyawarah ini menjadi wadah untuk mendengar, menerima masukan, merumuskan, dan memberi jalan keluar atas masalah rakyat. Hasilnya nanti akan menjadi rekomendasi prioritas yang akan disampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan, baik di pusat maupun daerah.

Ajak Seluruh Elemen Bersatu
DPN mengundang pemerintah, pejabat, pengusaha, intelektual, tokoh adat, hingga perusahaan untuk turut berkontribusi tenaga, pikiran, maupun donasi demi kelancaran acara. Dalam waktu dekat, DPN juga akan melakukan audiensi khusus dengan Gubernur Kalteng dan pejabat terkait.

Diketahui, Dayak Patriot Nusantara berdiri sejak 23 September 2023 dan resmi berbadan hukum pada 13 Desember 2024. Organisasi ini berasas UUD 1945 dan Pancasila, dengan tujuan menjaga NKRI serta mewujudkan keadilan sosial bagi masyarakat Dayak.

Menutup pidato, Gadjonedey mengajak semua bersatu dalam semangat leluhur.

“Kita buktikan persatuan dan keharmonisan adalah kekuatan terbesar kita. Salam Patriot!” pungkasnya disambut tepuk tangan meriah.

(Hariyoso).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *