RCNNEWS.ID //PALANGKA RAYA.
Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI), lembaga swadaya masyarakat yang membantu pemerintah dalam upaya pencegahan kejahatan, menggelar sosialisasi program di kantor LCKI Jalan Cilik Riwut km.6,5 Palangka Raya pada Sabtu 14/2/2026.
Acara dimulai dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan sesi perkenalan antar anggota. Ketua DPW LCKI Kalteng Kameluh Kusmiwati Ngantung dalam sambutannya menegaskan, “Mari kita bersama-sama mencegah kejahatan di wilayah Kalimantan Tengah ini.”
Ketua Satu DPP LCKI Irjen. Pol (Purn) Supardi menyampaikan bahwa LCKI merupakan lembaga yang diresmikan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono, yang juga sangat memuji keberadaannya. “Kebaikan itu ialah, baik untuk diri kita masing-masing, dan baik juga untuk bersama-sama,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kejahatan adalah musuh semua manusia tanpa memandang suku dan agama, sementara keamanan menjadi aspek penting bagi negara yang mencakup kebebasan dari ancaman fisik, risiko, ketidakpastian, serta kedamaian batin. Menurutnya, kejahatan disebabkan oleh faktor internal seperti niat pelaku dan dapat dicegah melalui pembinaan agama maupun penanganan faktor ekonomi seperti kesulitan keuangan yang menjadi alasan sebagian kasus kejahatan.
“Meskipun sudah berusia 20 tahun, LCKI baru membentuk 18 DPW diwilayah Indonesia dan wilayah Kalteng masih dalam proses,” katanya. Ia juga menekankan bahwa setiap anggota LCKI harus memiliki komitmen: “Saya adalah anggota LCKI minimal saya tidak menjadi pelaku kejahatan dan harus menjauhi kejahatan.”
Pada sesi diskusi, Irjen Pol. (Purn) Supriadi mempercayakan penuh agar segera dilakukan pelantikan ketua dan pengurus LCKI untuk wilayah Kalimantan Tengah.
(Hariyoso).











